HumasSTIKesRSHusada – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-36, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) RS Husada menyelenggarakan rangkaian kegiatan meriah dan bermakna di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Minggu, 18 Mei 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Dari Kampus untuk Negeri – Berkarya dan Mengabdi untuk Kesehatan“, rangkaian kegiatan Dies Natalis tahun ini dirancang untuk menggambarkan semangat kontribusi nyata insan kampus dalam pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia.
Kegiatan pertama yang dilakukan pada pagi hari ini Jalan sehat bersama yang diikuti oleh civitas akademika, alumni, tenaga kesehatan, serta masyarakat umum. Diawali dengan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya keseluruhan rangkaian acara ini. Rute jalan sehat dimulai dari area sisi selatan Monas menuju Jalan M.H Thamrin kemudian putar balik di Sarinah menuju tempat awal.
Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Ketua STIKes RS Husada, perwakilan DPDPPNI Kota Administrasi Jakarta Pusat, serta tamu undangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jakarta. Dalam sambutannya, Ketua STIKes RS Husada menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 36 tahun lembaga ini dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul dan berkarakter.
Sebagai simbol rasa syukur, dilakukan pemotongan tumpeng yang menjadi momen sakral dalam perayaan Dies Natalis. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh pimpinan STIKes bersama para tamu undangan.


Kegiatan yang menjadi sorotan utama adalah Simulasi Penanganan Bencana Gempa Bumi Megathrust, yang merupakan hasil kerja sama dengan BPBD Kota Jakarta. Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya mahasiswa kesehatan, terhadap potensi bencana besar yang bisa terjadi di wilayah Indonesia.
Simulasi ini dilaksanakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dan melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, warga sekitar serta petugas P2B BPBD. Kegiatan ini mensimulasikan skenario gempa bumi megathrust dan potensi evakuasi, penanganan korban luka, dan koordinasi antarinstansi.
Acara ini juga menampilkan skenario gempa bumi berskala besar, lengkap dengan peragaan evakuasi korban, pendirian tenda darurat. Selain menjadi ajang edukasi, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk budaya tanggap bencana di kalangan generasi muda.
Dengan semangat kebersamaan dan edukasi publik, kegiatan simulasi ini menjadi simbol sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam membangun ketahanan bencana di ibu kota.









Tidak hanya itu, STIKes RS Husada juga menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis, bekerja sama dengan Rumah Sakit Husada. Layanan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat serta konsultasi kesehatan umum, dan terbuka bagi seluruh pengunjung Monas yang hadir. Selain pemeriksaan kesehatan, STIKes RS Husada juga menggelar layanan fisioterapi dengan melibatkan dosen dan mahasiswa.
Sebagai bagian dari apresiasi terhadap semangat dan partisipasi mahasiswa, acara juga diramaikan dengan pembagian hadiah pemenang PORSENI (Pekan Olahraga dan Seni) yang telah diselenggarakan sebelumnya. Penghargaan diberikan kepada para pemenang dari berbagai cabang olahraga dan seni, baik individu maupun kelompok.Acara ditutup dengan hiburan meriah bersama Hura-Hura Club, yang berhasil menghidupkan suasana dan memberikan keceriaan kepada seluruh peserta. Musik, tarian, dan gelak tawa menjadi penutup yang sempurna bagi perayaan Dies Natalis ke-36 STIKes RS Husada.
